Welcome To My Blog

KENAPA BULAN RAMADHAN NGANTUK

(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penentraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk menyucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan setan dan untuk menguatkan hatimu dan memperteguh dengannya telapak kaki (mu).

Jadi bagaimana mensikapi anugrah ngantuk dan tidur ini?

Mari kita lihat sama-sama apa yang terjadi di bulan Ramadhan. Ada beberapa pola yang berubah selama bulan ramadhan ini sebagai berikut:


1. Pola makan. Pola makan bepindah menjadi lebih kurang di malam hari pada saat berbuka dan pada saat sahur. Belum lagi pada saat berbuka yang terjadi adalah balas dendam segala dimakan sampai betul-betul kekenyangan. Apa akibat yang terjadi? Tentu saja mengantuk dan ingin tidur.

Mengajarkan Si Kecil Berpuasa

disadur dari cerita seorang sahabat
Seorang sahabat saya berbagi cerita tentang Ramadan-nya bersama si kecil. Putri sulungnya baru berusia lima tahun. Sang sahabat hendak memperkenalkan ibadah puasa kepada anaknya tersebut. Si ayah itu pertama menjelaskan ibadah puasa yang diwajibkan Allah SWT. Karena hukumnya wajib, seorang muslim akan berdosa jika tidak menjalankannya. 

Ayo Bersabar Sekarang

Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)

Pahlawan Allah

Lihatlah ombak yang menggunung terhempas,
bergulung mengejar,
tetapi....... terhempas lagi.
Sambung menyambung menjangkau pantai,
tak kenal lelah dan tak kenal duka.

Kau segara nan luas,
pemberi semangat kepadaku,
geloramu membuat darahku mendidih.

Kau ibarat Pahlawanku yang berjuang,
berkorban apa saja untuk mencapai Kemerdekaan,
dijalan yang Engkau redhai.

Pahlawanku terus berjuang, ramai yang ditindas, dianiaya dan dibunuh,
engkau gugur shahid kembali kepada Ilahi, mendapat tempat jannatunnaim.
Seperti firmanMu: Sesungguhnya Allah telah membeli daripada Mukminin,
diri mereka dan harta mereka dengan Sorga.

Kami takkan patah, kamipun takkan mundur, patah tumbuh,
hilang berganti.

Kami diciptakan dalam keadaan Merdeka,
Insya Allah kami pertahankan Kemerdekaan,
dengan segala apa anugerah yang telah kami miliki,
menuju Negara yang Adil dan Makmur serta mendapat
ampunan dan keredhaanMu.

Rasulullah Dalam Menyambut Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang penuh dengan keberkahan dan keutamaan. Orang mukmin dianjurkan untuk meraih sebaik-baiknya, dan sebanyak-banyaknya kesempatan dalam berbuat kebajikan apapun bentuknya. Bila kita menelusuri jejak Rasululah saw. dalam menyambut bulan suci Ramadhan ini, maka akan kita dapati hal-hal sbb:


Beliau selalu bergegas memenuhi panggilan kebaikan, seperti salat berjama'ah, salat sunnah, mengeluarkan sedekah, membaca al-Qur'an dan sebagainya. Beliau bersabda: "Apabila datang malam pertama bulan Ramadhan, dibelenggulah syetan dan jin, ditutuplah pintu-pintu mereka, dan dibukalah pintu-pintu surga, kemudian diserukan: wahai orang yang mendambakan kebaikan, datanglah!! dan wahai orang yang tak suka kebaikan, bermalaslah!! (artinya, engganlah memperbanyak amalmu). Dan sesungguhnya dalam bulan Ramadhan ini setiap malamnya Allah swt. membebaskan orang-orang yang dikehendakiNYA dari api neraka. (Hadis riwayat Imam al-Turmudzi)

Pengunjung

Powered By Blogger